Mari pulang, bersama senja yang beranjak turun :-) #noedite
Bismillahirrahmanirrahim
Mari pulang, bersama senja yang beranjak turun :-) #noedite
Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal : Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shalih yang mendo’akannya. (HR. Muslim)
Seorang Ibu pernah menyisir rambut putri tercintanya, mengelus-elus kepala, sambil mengantongi doa-doa…
Menyentuh dengan begitu sempurna :(
Sekali lagi; postingan yang ada di blog ini semata untuk mengikat ilmu. Maka untuk hal inipun, ia tak lepas dari tujuannya. Di-post oleh salah seorang teman di sebuah grup WhatsApp, saya semacam sangat perlu untuk mengepos ini di sini. Sebagai pengingat, tak lain untuk diri sendiri, pertama-tama….
(Source: ezzadine.wordpress.com)
Apa kita pikir, orang-orang di masa sekarang tak akan kita temui lagi di masa depan? Sehingga kita merasa tidak wajib menjaga hati dan perasaannya pada hari ini.
Apa kita pikir, orang yang kita temui di satu belahan bumi tak akan kita temui lagi di belahan bumi yang lain? Sehingga kita merasa tak wajib peduli atas keadaannya hari ini.
Apa kita pikir, orang-orang yang sudah terpisah puluhan tahun lalu tak akan kita temui lagi belasan tahun kemudian? Sehingga kita merasa tak wajib mengingat kenangan tentangnya.
Ternyata, kita seringkali salah. Karena meski sebanyak apapun waktu berlalu dan sejauh apapun kaki berpindah di atas muka bumi, bisa jadi suatu hari kita akan bertemu kembali. Bisa jadi suatu hari kita akan melakoni cerita dengan alur yang berbeda. Bisa jadi kita akan dipertemukan oleh takdir yang ternyata telah tertulis lima puluh ribu tahun sebelumnya.
Karenanya, adakah alasan kita tak menjaga sebuah hubungan? Mengisinya dengan segala hal baik yang kita bisa. Menorehkan cerita-cerita indah di setiap kenangan.
Karena di suatu hari, saat kita bertemu kembali. Ada hal baik yang dapat kita kenang, untuk membuat kita tertawa dan bergandengan tangan setelah lama tidak bersua.
Semailah benih-benih kebaikan kapan pun dan dimanapun kita berada, karena suatu hari kita akan menuai hasilnya.
Aceh Besar, 28 April 2013
Terima kasih atas sebuah hubungan baik di masa lalu, Ayah :)
Subhanallah, the great sun set :-) – View on Path.
Tiap liat ini, terkenang beberapa tahun yang lalu saat dia bunyi tiba2 :-D at Kajhu – View on Path.
‘Ali ibn Abi Taalib (radiyAllah ta’ala ‘anhu)
(Source: wethemuslims, via andinavika)
Selamat milad Kota Banda Aceh yang ke 808. Semoga selalu dipayungi damai, dilingkupi kerukunan dan dibalut kesantunan.